
Rapat Koordinasi Percepatan Kegiatan Pengelolaan Lahan Pada Lokasi Optimalisasi Lahan Rawa TA 2024
Pangkalpinang - Jumat (29/11/2024) Direktur Jenderal Sarana dan Prasarana mengadakan rakor dalam rangka mendukung pelaksanaan kegiatan swasembada di Bangka Belitung. Rakor dilaksanakan di Aula Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bangka Belitung dan dihadiri oleh Wakil Ketua Koordinator Pelaksana Satgas Swasembada Pangan, Pj. Satgas Swasembada Pangan Provinsi Bangka Belitung, Direktur Perlindungan dan Penyediaan Lahan Dirjen PSP Kementan, Kepala BPSI Veteriner, Kabid Peternakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bangka Belitung, Kepala BSIP Bangka Belitung, Kepala BPSI SDLP, Kepala Dinas Pertanian Kab/Kota se-Bangka Belitung, BWS Bangka Belitung, Korem 045 Garuda Jaya, serta Dandim se-Bangka Bangka Belitung.
Pj. Satgas Swasembada Pangan Provinsi Bangka Belitung (Dr. Ir. Muhammad Thamrin, M.Si) menyampaikan strategi untuk menyukseskan Program swasembada pangan sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional. “Optimalisasi lahan masih menjadi prioritas utama pemerintah pada tahun 2025. Oleh karena itu, percepatan dan realisasi lahan oplah harus didorong dengan memastikan bahwa optimalisasi berjalan sesuai target yang telah ditetapkan,” ujarnya
Wakil Ketua Koordinator Pelaksana Satgas Swasembada Pangan (Kolonel Inf Hengki Yuda Setiawan, S.I.P,) juga menyampaikan bahwa meskipun Bangka Belitung merupakan daerah kecil, namun harus bergerak cepat dalam mengoptimalkan potensi yang ada untuk mendukung program swasembada pangan. “Kita harus bekerja dengan cepat dan tepat, karena meskipun wilayah ini kecil, namun memiliki peran yang sangat penting dalam ketahanan pangan nasional,” tegasnya.
Rapat koordinasi ini bertujuan untuk merumuskan strategi cepat dalam pelaksanaan program optimasi lahan dan pengelolaan irigasi. Diharapkan, strategi ini akan memastikan implementasi program yang maksimal pada tahun 2024 dan persiapan yang matang untuk tahun 2025. Kolaborasi lintas instansi ini menjadi kunci dalam mempercepat pencapaian swasembada pangan di wilayah Provinsi Bangka Belitung.